Biaya Operasional Mobil JAECOO Diklaim Cuma Rp9 Ribu, Ini Penjelasannya!
Autocorner Indonesia – Kenaikan harga energi global mendorong perubahan perilaku konsumen dalam memilih kendaraan. Harga minyak dunia yang sempat mendekati USD120 per barel pada Maret 2026, membuat biaya transportasi menjadi pertimbangan utama.
Sejalan dengan itu, tren kendaraan energi baru (NEV) terus meningkat di berbagai pasar global. Pertumbuhan penjualan di Eropa menunjukkan bahwa efisiensi energi kini tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga faktor ekonomi.
Di Indonesia, pola serupa mulai terlihat. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan harga beli kendaraan, tetapi juga biaya operasional jangka panjang, termasuk konsumsi energi harian.
Baca juga: JAECOO Resmikan Komunitas J5 EVO, Rangkul Konsumen Lebih Dekat!
Simulasi Biaya Operasional Mobil JAECOO

Menjawab kebutuhan tersebut, JAECOO Indonesia menghadirkan simulasi biaya operasional mobil JAECOO untuk tiga model, yakni J5 EV, J7 SHS-P, dan J8 SHS-P ARDIS dengan asumsi penggunaan 1.500 km per bulan.
“Kami melihat banyak calon pembeli yang masih membandingkan berbagai teknologi kendaraan sebelum menentukan pilihan. Lewat simulasi biaya operasional ini, kami ingin membantu konsumen memahami estimasi pengeluaran energi dari setiap lini JAECOO sehingga mereka dapat memilih model yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka,” ujar Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.
Hasil simulasi menunjukkan JAECOO J5 EV memiliki biaya energi paling rendah, sekitar Rp290.760 per bulan atau Rp9.600 per hari. Efisiensi ini didukung baterai 60,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 534 km dalam sekali pengisian daya.
Sedangkan untuk biaya operasional mobil JAECOO J7 SHS-P mencatat biaya sekitar Rp486.814 per bulan dengan konsumsi bensin 35 km/l.
Adapun JAECOO J8 SHS-P ARDIS memiliki estimasi biaya Rp584.793 per bulan, tetap tergolong efisien untuk SUV premium.
Baca juga: “Price Lock Insurance”: JAECOO Ingin Lindungan Konsumen Dari Kenaikan Harga!
Selain efisiensi, JAECOO juga memperkuat layanan dengan menghadirkan 25 dealer di Indonesia. Berdasarkan data GAIKINDO, distribusi J5 EV mencapai 1.942 unit pada Januari 2026 dan meningkat menjadi 2.926 unit pada Februari 2026.
Pencapaian itu membawa JAECOO masuk dalam delapan besar merek mobil terlaris nasional, sekaligus memperkuat posisinya di segmen SUV listrik di Indonesia.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.