Genjot Adopsi EV, Pemerintah Siapkan Subsidi Kendaraan Listrik
Autocorner.id – Melanjutkan tren elektrifikasi di Tanah Air, Pemerintah Republik indonesia berencana kembali menggulirkan program subsidi kendaraan listrik sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus mempercepat adopsi elektrifikasi di sektor transportasi.
Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KITA pada 5 Mei 2026.
Dalam pernyataannya, pemerintah akan mulai menyalurkan subsidi kendaraan listrik roda dua pada Juni 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp 5 juta per unit.
Program tahap awal ini menargetkan 100 ribu unit motor listrik. Jika kuota tersebut terserap dengan cepat, pemerintah membuka peluang untuk menambah alokasi subsidi berikutnya.
“100 ribu pertama kita akan kasih Rp 5 juta,” ujar Purbaya.
Selain motor listrik, pemerintah juga tengah menyiapkan insentif untuk mobil listrik, meskipun detail besaran bantuannya masih dalam tahap pembahasan.
Baca juga: Yadea Buktikan Performa Via 150+KM Challenge, Bandung–Bogor Tanpa ‘Ngecas’
Skema Penyaluran Masih Difinalisasi Untuk Subsidi Kendaraan Listrik

Meski arah kebijakan sudah jelas, mekanisme distribusi subsidi kendaraan listrik saat ini masih difinalisasi oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Pun begitu, Pemerintah menargetkan program ini dapat mulai berjalan pada awal Juni 2026. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan stimulus ekonomi jangka pendek, terutama pada kuartal III dan IV tahun 2026.
Dengan adanya subsidi, diharapkan daya beli masyarakat meningkat sekaligus mendorong industri kendaraan listrik dalam negeri.
Baca juga: Motor Listrik VinFast Siap Guncang Indonesia Waktu Dekat
Selain meningkatkan penjualan, subsidi EV juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun ekosistem elektrifikasi yang terintegrasi. Ini mencakup penguatan sektor produksi, distribusi, hingga infrastruktur seperti stasiun pengisian daya.
Dengan target awal 100 ribu unit dan potensi ekspansi ke tahap berikutnya, kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri kendaraan listrik global.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.