Program Pre-Book BAIC T1 Dibuka, Target Terjual 1.000 Unit di Indonesia
Autocorner.id – PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) BAIC di Indonesia, resmi meluncurkan BAIC T1 sebagai kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama mereka untuk pasar otomotif nasional. Bersamaan dengan itu, perusahaan membuka program Pre-Book BAIC T1 pada 9–30 Juli 2026 menjelang debut publiknya di GIIAS 2026.
BAIC Indonesia menargetkan penjualan 1.000 unit BAIC T1 hingga akhir 2026 dengan sasaran meraih 16 persen pangsa pasar segmen Premium Hatchback Crossover EV. Peluncuran model ini juga menjadi langkah awal strategi New Energy Vehicle perusahaan di Indonesia.
“Peluncuran BAIC T1 merupakan langkah strategis kami dalam memasuki era New Energy Vehicle di Indonesia. Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional,” ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia.
Baca juga: Penyerahan Perdana iCAR V23 Tandai Ekspansi Pabrikan di Indonesia
Menurut Dhani, pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia yang mencapai 78% menunjukkan bahwa New Energy Vehicle bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif.
“Kami melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi BAIC untuk menghadirkan portofolio New Energy Vehicle yang semakin lengkap. Strategi kami sederhana, yaitu membangun BAIC sebagai brand dengan portofolio kendaraan yang lengkap di Indonesia. Hari ini kami telah menghadirkan kendaraan bermesin konvensional (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), dan kini Battery Electric Vehicle (BEV) melalui BAIC T1,” beber Dhani.

Ia pun menerangkan, “Ke depan, kami akan terus memperluas jajaran kendaraan New Energy Vehicle, mulai dari SUV, sedan, hingga MPV, termasuk teknologi PHEV dan REEV, sehingga konsumen Indonesia memiliki lebih banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka”.
Kehadiran BAIC T1 juga menunjukkan kesiapan strategis BAIC Indonesia dalam menghadirkan produk yang tepat, dengan value proposition yang kuat serta harga yang kompetitif bagi pasar Indonesia.
Sebagai langkah awal, BAIC T1 dipasarkan melalui skema Completely Built-Up (CBU) untuk mempercepat penetrasi pasar dengan harga kompetitif setara kendaraan Completely Built Up (CKD).
“Selanjutnya, kami menargetkan tingkat kandungan lokal atau CKD hingga 60% pada tahun 2027 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami terhadap industri otomotif Indonesia dan pengembangan ekosistem kendaraan New Energy Vehicle nasional,” tambah Dhani Yahya.
Baca juga: Pre-Book Deepal S05 Resmi Dibuka, Changan Beri Bonus hingga Rp20 Juta
Sebelum Pre-Book BAIC T1, Ketahui Dulu Spesifikasi dan Benefitnya

Dengan dimulainya program Pre-Book BAIC T1, menjadi awal dari komitmen jangka panjang pabrikan untuk terus menghadirkan inovasi, membangun portofolio New Energy Vehicle yang lengkap, dan menyediakan solusi mobilitas yang relevan bagi masyarakat Indonesia.
Selama periode pre-booking, konsumen dapat melakukan pemesanan dengan booking fee Rp5 juta yang dapat dikembalikan. BAIC juga menawarkan sejumlah promo, antara lain bunga khusus 1,68 persen melalui MTF, portable charger gratis, dash cam gratis, serta kesempatan mengikuti undian pembelian mobil gratis sesuai syarat dan ketentuan.
BAIC T1 dibekali baterai 42,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 425 kilometer (CLTC), dukungan DC fast charging yang mengisi daya 30–80 persen dalam 25 menit, serta garansi kendaraan enam tahun atau 160.000 km dan garansi baterai delapan tahun atau 160.000 km.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.