ALVA Bahas Ekosistem Kendaraan Listrik di Hadapan Komisi VII DPR RI
Autocorner.id – PT Ilectra Motor Group (IMG) melalui ALVA turut dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI di Kawasan Industri Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/9/2026). Dalam agenda itu, ALVA menyampaikan pengalaman dan kebutuhan industri, khususnya ekosistem kendaraan listrik roda dua sebagai masukan dalam pembahasan RUU Kawasan Industri.
Purbaja Pantja selaku CEO ALVA mengatakan pengembangan kendaraan listrik membutuhkan dukungan manufaktur, komponen lokal, teknologi, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang terintegrasi.
“Pengembangan industri kendaraan listrik tidak hanya tentang kemampuan memproduksi kendaraan, tetapi juga bagaimana kita membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhannya secara berkelanjutan,” ujar Purbaja.
Ia pun menambahkan, “Melalui kesempatan ini, kami berbagi pengalaman 5 tahun ini ALVA sebagai pelaku industri, termasuk bagaimana kawasan industri dapat berperan dalam memperkuat manufaktur, mengembangkan rantai pasok lokal, dan meningkatkan daya saing industri kendaraan listrik Indonesia”.
Baca juga: Pertumbuhan Positif, 20.000 Unit ALVA Telah Diterima Konsumen di Indonesia
Manufaktur dan TKDN Jadi Perhatian Untuk Menunjang Ekosistem Kendaraan Listrik

Sejak 2021, ALVA mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang mencakup riset dan pengembangan, manufaktur, kepemilikan IP lokal, distribusi, infrastruktur pengisian daya, dan layanan purnajual.
Fasilitas manufakturnya di Cikarang memiliki kapasitas hingga 100.000 unit per tahun dan menerapkan pendekatan smart manufacturing berbasis Industry 4.0.
Seluruh lini produk ALVA memiliki TKDN di atas 40%. Perusahaan juga bekerja sama dengan pemasok lokal, termasuk dua IKM binaan Kementerian Perindustrian yang memasok komponen battery box dan battery bracket.
ALVA menyebut pengembangan TKDN masih menghadapi tantangan, antara lain skala pasar, kesiapan pemasok, kebutuhan investasi teknologi, serta kepastian arah kebijakan.
Baca juga: ALVA Edukasi AIPRO dan Layanan Penguat Ekosistem di GIIAS 2026
Perluasan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Hingga September 2026, ALVA mencatat lebih dari 590 konektor Boost Charge, 19 titik penjualan, termasuk 10 ALVA Experience Center, serta lebih dari 130 titik layanan purnajual di Indonesia.
“Keberadaan ALVA di kawasan industri memberikan kami akses terhadap berbagai fasilitas dan jaringan industri yang mendukung kegiatan manufaktur. Ke depan, kami melihat peluang untuk semakin memperkuat integrasi antara produsen kendaraan, pemasok komponen, pengembangan teknologi, hingga infrastruktur pendukung,” tambah Purbaja.
Purbaja menuturkan, “Kami berharap pengalaman yang kami bagikan dapat menjadi salah satu masukan dalam pembahasan RUU Kawasan Industri, sehingga pengembangan kawasan dapat semakin selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang”.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.