Kerja Sama Geely dan NIO Perkuat Infrastruktur EV, Ini Buktinya
Autocorner.id – Zhejiang Geely Holding Group (ZGH) dan NIO Holding memperkuat kerja sama strategis di sektor infrastruktur kendaraan listrik. Kerja sama Geely dan NIO yang telah berjalan sejak 2023 ini mencakup pengembangan teknologi dan standar, integrasi jaringan, layanan, hingga investasi.
Melalui kesepakatan terbaru, ZGH akan berinvestasi di NIO Power dengan mengalihkan seluruh kepemilikan sahamnya di Yiyi Internet Technology (Yiyi Power) serta menambahkan investasi tunai RMB640 juta. Setelah transaksi selesai, ZGH akan memiliki 30% saham NIO Power.
“Pengembangan industri otomotif yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh skala. Industri membutuhkan rantai pasok yang lebih andal, kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi, serta pengembangan yang lebih aman, ramah lingkungan, dan kolaboratif,” kata Andy An Conghui, CEO Zhejiang Geely Holding Group.
Baca juga: Geely Dynamic Jogja Jadi Dealer Perdana di Yogyakarta
Lebih jauh Andy menambahkan, “Jaringan pengisian daya adalah infrastruktur publik yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, jaringan ini perlu dibangun bersama, digunakan secara terbuka, dan terhubung antarsistem agar dapat memberikan nilai lebih besar bagi pengguna”.
Buah Kerja Sama Geely dan NIO Kembangkan Battery Swapping

NIO Power akan mengoptimalkan jaringan battery swapping untuk mendukung armada dan mobilitas komersial Yiyi Power. Kedua perusahaan juga mengembangkan standar serta teknologi battery swapping untuk kendaraan penumpang.
Geely Holding akan menyiapkan model kendaraan yang mendukung sistem tersebut, sementara NIO Power menyediakan layanan battery swapping.
“Dalam satu dekade terakhir, industri kendaraan listrik pintar di Tiongkok berkembang pesat berkat kemajuan teknologi dan inovasi yang berkelanjutan. Ke depan, industri tidak hanya perlu terus berinovasi, tetapi juga semakin efisien dalam mengubah inovasi menjadi nilai tambah bagi pengguna,” ujar William Li, Founder, Chairman & CEO NIO.
Baca juga: Geely Rayakan 10.000+ Reasons to Celebrate Bareng Konsumen
William juga menambahkan, “Kerja sama ini menyatukan kekuatan yang telah dibangun oleh kedua perusahaan selama bertahun-tahun, melalui kolaborasi yang lebih erat dalam teknologi, standar, operasional, aset, dan investasi”.
Di sektor smart charging, NIO juga akan memiliki 10% saham Haohan Energy. Kedua perusahaan selanjutnya menghubungkan jaringan pengisian daya untuk memperluas cakupan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.