ASEAN Automotive Federation Resmi Dipimpin Malaysia hingga 2028
Autocorner.id – ASEAN Automotive Federation (AAF) resmi melakukan serah terima kepemimpinan dari GAIKINDO (Indonesia) kepada Malaysian Automotive Association (MAA) untuk masa bakti 2026–2028.
Pergantian kepengurusan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan program kerja sekaligus memperkuat arah pengembangan industri otomotif di kawasan Asia Tenggara.
Di bawah kepemimpinan baru, MAA berkomitmen melanjutkan peran AAF sebagai wadah kolaborasi bagi pelaku industri otomotif di ASEAN. Organisasi tersebut juga akan tetap menjadi penghubung antara sektor swasta, Sekretariat ASEAN, dan pemerintah negara-negara anggota dalam merumuskan kebijakan industri.
Anton Kumonty selaku Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, menilai pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting bagi masa depan industri otomotif regional.
Baca juga: Suzuki Boyong Fronx SGX Hybrid Kuro di GIIAS 2026, Aura Serba Hitam
“Selama dua tahun terakhir, kepemimpinan Indonesia berfokus pada penguatan rantai nilai, percepatan transisi menuju kendaraan energi baru yang ramah lingkungan, serta peningkatan dialog kebijakan antarnegara,” ungkap Anton.
Ia pun menerangkan, “Penyerahan kepemimpinan kepada Malaysia ini bukanlah akhir, melainkan awal dari hubungan yang lebih kuat antara Indonesia, Malaysia, dan seluruh negara ASEAN untuk menciptakan sektor otomotif kawasan yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan”.
Fokus ASEAN Automotive Federation Periode 2026–2028

Pada periode kepengurusan 2026–2028, ASEAN Automotive Federation menetapkan tiga agenda utama. Pertama, mempercepat penyelarasan regulasi dan standar kendaraan bermotor, termasuk kendaraan listrik (EV), guna mendukung harmonisasi kebijakan di kawasan ASEAN.
Kedua, AAF akan memperkuat fungsi sebagai representasi industri dengan menyampaikan masukan strategis kepada para menteri ekonomi dan lembaga terkait agar regulasi otomotif semakin terintegrasi.
Ketiga, organisasi ini akan mendorong kerja sama regional yang lebih erat untuk mendukung implementasi peta jalan industri otomotif ASEAN menuju 2030.
Baca juga: XPENG Bawa Mobil Terbang Hingga MPV EV Terbaru ke GIIAS 2026!
Pergantian kepemimpinan dari GAIKINDO kepada MAA diharapkan mampu menjaga kesinambungan kolaborasi yang telah terbangun selama ini sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif Asia Tenggara di pasar global.
Sebagai informasi, ASEAN Automotive Federation merupakan federasi yang menghimpun asosiasi industri otomotif di kawasan Asia Tenggara.
Organisasi ini berperan sebagai forum komunikasi dan kerja sama antara pelaku industri dengan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan sektor otomotif dan ekonomi kawasan ASEAN.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.