Bisa Tempuh 1.400 Km, DFSK E5 Plus Buktikan Ketangguhan di GIIAS 2026
Autocorner.id — Panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi saksi bisu transformasi besar PT Sokonindo Automobile. Tidak lagi sekadar dikenal lewat lini kendaraan komersial atau entry level, DFSK kini secara tegas memantapkan posisinya di segmen premium passenger vehicle.
Terbukti melalui event ini, lebih dari 4.000 pengunjung berbondong-bondong memadati booth DFSK hingga hari ke-5 penyelenggaraan GIIAS 2026. Daya tarik utamanya tentu saja sang flagship baru, DFSK E5 Plus—sebuah SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang digadang-gadang menjadi standar baru mobilitas pintar dan ramah lingkungan.
Cing Hok Rifin, selaku Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, mengungkapkan bahwa pencapaian terbesar mereka di GIIAS 2026 bukan sekadar angka kunjungan. Lebih dari itu, terjadi pergeseran persepsi konsumen yang kini mulai melihat DFSK sebagai produsen SUV premium yang relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia.
Menganalisis Sistem Dual-Energy DFSK E5 Plus

Kekuatan utama DFSK E5 Plus terletak pada Inovasi Dual-Energy. Sistem ini memadukan efisiensi mobil listrik murni dengan fleksibilitas mesin pembakaran internal untuk menepis isu kecemasan jarak tempuh (range anxiety).
Lantas, bagaimana performa efisiensinya saat diuji dalam skenario nyata?
- Penggunaan Harian (Mode EV Murni): Baterai E5 Plus sanggup menggerakkan mobil secara murni listrik hingga jarak 140 km (standar NEDC). Oleh karena itu, untuk rute komuter harian seperti pergi-pulang kantor atau mengantar anak sekolah, konsumen sama sekali tidak perlu membakar sebotol bensin pun.
- Perjalanan Jarak Jauh (Mode Kombinasi): Di sisi lain, saat akhir pekan tiba dan keluarga ingin melakukan perjalanan luar kota, tangki bensin dan baterai yang terisi penuh sanggup mengawal perjalanan hingga 1.400 km (NEDC). Hal ini memberikan kebebasan menjelajah tanpa perlu sering mengantre di stasiun pengisian daya (charging station).
Fitur Kenyamanan Yang Mumpuni

Sebagian besar pengunjung booth DFSK menghabiskan waktu cukup lama di dalam interior E5 Plus. Langkah ini sangat wajar mengingat kabin SUV ini dirancang dengan tiga pilar utama: Comfort, Exclusive, dan Intelligent.
Masuk ke baris pertama dan kedua, pengemudi serta penumpang langsung disambut oleh Ventilated Seats (kursi berpendingin) yang sangat menyejukkan di tengah iklim tropis. Selain itu, baris kedua telah mengusung konfigurasi Captain Seat yang menyajikan privasi dan kenyamanan kelas wahid. Tata suara kabinnya pun didukung oleh 13 speaker berkualitas tinggi yang siap memanjakan telinga.
Tidak hanya itu, sektor hiburan dan pusat kendali mobil ditopang oleh layar sentral 15,6 inci yang ditenagai oleh prosesor flagship Qualcomm Snapdragon 8155. Alhasil, setiap pengoperasian antarmuka terasa sangat responsif dan bebas lag. Pengemudi juga dapat mengontrol berbagai fungsi kendaraan lewat perintah suara bahasa Indonesia (SERA Voice Assistant) maupun aplikasi DFSK Connect di ponsel.
Guna menjamin keselamatan seluruh penumpang, DFSK membekali E5 Plus dengan 23 titik sensor canggih yang menjalankan 18 fitur ADAS Level 2. Paket keselamatan ini bahkan mencakup kemampuan parkir otomatis (Automatic Parking Assistance / APA) serta fitur perpindahan jalur otomatis (Automatic Line Change Assistance / ALCA).
Fasilitas Pabrik dengan Dukungan Teknologi Robotik
Arah baru DFSK menuju segmen premium juga didukung oleh kesiapan fasilitas manufaktur lokal mereka di Cikande, Serang, Banten. Pabrik seluas itu telah mengadopsi standar Industri 4.0, di mana 90% proses produksinya menggunakan teknologi robotik dengan kapasitas hingga 50.000 unit per tahun.
Oleh karena itu, kombinasi antara kepastian produksi lokal, fitur berteknologi tinggi, serta efisiensi mesin PHEV membuat DFSK E5 Plus menjadi salah satu kandidat SUV medium paling rasional untuk dipinang tahun ini.
Untuk mendapatkan analisis mendalam, impresi berkendara, serta berita terkini seputar industri otomotif Indonesia, jangan lupa untuk follow akun media sosial resmi Autocorner Indonesia.