Penyebab Mobil Boros Bensin, Pengemudi Wajib Tahu!
Autocorner.id – Konsumsi bahan bakar kendaraan kembali menjadi perhatian di tengah kebijakan pembatasan bensin subsidi yang diterapkan pemerintah. Kondisi ini membuat efisiensi kendaraan semakin penting bagi pengguna mobil, termasuk pemilik kendaraan Toyota di Indonesia.
Selain teknologi mesin yang semakin efisien, perilaku pengemudi dan kondisi kendaraan turut memengaruhi konsumsi BBM harian.
Menurut Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, pengendara perlu memahami cara merawat kendaraan agar penggunaan bahan bakar tetap optimal.
“AutoFamily harus pintar mengelola penggunaan bensin pada mobil agar lebih efisien daam penggunaannya. Langkah yang dilakukan terkait bagaimana merawat dan mengemudikan mobil di jalan. Untuk itu pahami bagaimana agar konsumsi BBM lebih hemat,” ungkap Nur Imansyah Tara dalam keterangan resminya, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Tips Melintasi Rel Kereta Api Saat Menggunakan Mobil Hybrid
Faktor Utama Mobil Boros Bensin

Salah satu penyebab utama mobil boros bensin adalah tekanan ban yang tidak sesuai standar. Kondisi ini membuat mesin bekerja lebih keras, terutama saat menghadapi lalu lintas padat.
Selain itu, kebiasaan membawa muatan berlebih juga meningkatkan konsumsi BBM karena kendaraan membutuhkan tenaga tambahan untuk bergerak. Gaya berkendara agresif seperti akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi turut membuat suplai bahan bakar ke ruang bakar meningkat.
Modifikasi kendaraan juga disebut berdampak pada efisiensi. Penggunaan pelek berukuran besar, ban lebih lebar, hingga tambahan aksesori dapat menambah beban mesin dan konsumsi bahan bakar.
Baca juga: Komponen Mobil yang Wajib Dicek Saat Memasuki Musim Kemarau
Servis Berkala Pengaruhi Efisiensi BBM

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan menjadi faktor lain yang memicu pemborosan. Kondisi knocking akibat oktan yang tidak sesuai membuat pengemudi harus menekan pedal gas lebih dalam.
Selain itu, keterlambatan mengganti oli mesin dan mengabaikan servis berkala juga memengaruhi performa kendaraan. Pelumas yang sudah menurun kualitasnya membuat kerja mesin lebih berat dan tidak efisien.
Toyota juga mengingatkan pentingnya penggunaan mode berkendara ECO pada mobil modern untuk membantu mengurangi konsumsi BBM, khususnya saat digunakan di area perkotaan.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.