DFSK Gandeng EVSafe Indonesia, Edukasi Publik Soal Teknologi PHEV!
Autocorner.id – DFSK menggandeng EVSafe Indonesia dalam mengemas panggung edukasi otomotif bertajuk “The Next Drive: Why PHEV?” di Booth DFSK Hall 2B, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Selasa (4/8) lalu.
Melalui forum ini, PT Sokonindo Automobile bersama EVSafe Indonesia mengajak masyarakat memahami teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sekaligus meluruskan berbagai anggapan keliru mengenai kendaraan elektrifikasi.
Talkshow itu menghadirkan Doni Putra Okten selaku Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile, Ichsan Aria Putra sebagai Product Expert PT Sokonindo Automobile, serta Mahaendra Gofar dan Abdul Rahman Elly dari EVSafe Indonesia.
Diskusi membahas keamanan baterai, ketahanan kendaraan, hingga kesiapan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.
Baca juga: Bisa Tempuh 1.400 Km, DFSK E5 Plus Buktikan Ketangguhan di GIIAS 2026
PHEV Dinilai Relevan untuk Mobilitas Indonesia
Momentum ini hadir seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kendaraan PHEV, terutama setelah debut DFSK E5 Plus di GIIAS 2026.
Antusiasme tersebut menunjukkan konsumen mulai melihat PHEV sebagai solusi elektrifikasi yang menawarkan efisiensi sekaligus fleksibilitas perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
“Kami percaya elektrifikasi tidak boleh mengorbankan kebebasan berkendara. PHEV menghadirkan pengalaman berkendara elektrik untuk aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan ketenangan untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa dibayangi range anxiety,” ujar Doni Putra Okten, Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile.
Doni menilai, “Melalui DFSK E5 Plus sebagai Dual Energy Premium Urban SUV, kami menghadirkan solusi elektrifikasi yang paling relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia saat ini, praktis, efisien, dan tanpa kompromi”.
DFSK E5 Plus dibekali teknologi Smart Power System DE-i yang mengoptimalkan perpindahan tenaga listrik dan mesin bensin secara otomatis. SUV ini juga menggunakan baterai berkapasitas 25 kWh, salah satu yang terbesar di kelasnya.
Keamanan Baterai dan Jarak Tempuh Jadi Sorotan

Menurut Ichsan Aria Putra, setiap baterai DFSK E5 Plus telah melewati pengujian keselamatan dan ketahanan yang komprehensif. Sistem Battery Management System (BMS) juga berfungsi menjaga kesehatan baterai melalui pengelolaan pengisian, penggunaan, dan perlindungan saat kendaraan beroperasi.
Sebagai data pendukung, DFSK E5 Plus menawarkan jarak tempuh kombinasi hingga 1.400 kilometer (NEDC) serta fitur DC Fast Charging yang mampu mengisi daya baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20–28 menit.
Spesifikasi itu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan kendaraan elektrifikasi tanpa mengurangi fleksibilitas mobilitas.
EVSafe Indonesia menilai keberhasilan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga edukasi masyarakat dan kesiapan infrastruktur. Tiga aspek utama yang harus diperkuat meliputi keselamatan kendaraan, pemahaman pengguna, serta jaringan pengisian daya dan layanan purnajual.
Baca juga: Harga DFSK E5 Plus Resmi Diungkap, Mulai Rp479 Juta
“Tidak ada satu solusi yang dapat menjawab seluruh kebutuhan elektrifikasi. PHEV memiliki peran strategis sebagai jembatan yang mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Namun, keberhasilan transisi ini tidak hanya bergantung pada teknologinya, melainkan juga pada edukasi yang mampu membangun kepercayaan dan pemahaman masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi ini secara maksimal,” ujar Mahaendra Gofar, Founder EVSafe Indonesia.
Melalui kolaborasi DFSK dan EVSafe Indonesia, kedua pihak menegaskan komitmennya untuk mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi melalui inovasi produk, edukasi, serta pengembangan ekosistem kepemilikan yang aman dan berkelanjutan di Indonesia.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.