Line-Up Jetour T Series Laris Manis di GIIAS 2026
Autocorner.id – PT Jetour Motor Indonesia memboyong line-up produk Jetour T Series di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang.
Salah satu yang mencuri perhatian banyak pengunjung pameran, tentu tak lepas dari kehadiran T2 i-DM, SUV Adventure Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang melengkapi opsi pilihan Jetour T Series untuk pasar otomotif nasional.
Jetour Indonesia turut mencatat, minat konsumen terhadap model ini memperlihatkan semakin besarnya ketertarikan pasar Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi yang tetap menawarkan performa dan kemampuan untuk perjalanan jarak jauh.
Seperti dijelaskan, Moch Ranggy Radiansyah selaku Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, secara global keluarga Jetour T Series telah membukukan penjualan hampir 800 ribu unit, dengan Jetour T2 sebagai model paling dominan.
Baca juga: Ini Filosofi Desain Jetour T2 i-DM, Opsi Baru SUV Boxy untuk Indonesia
“Kalau di sisi global, kalau ngomong T2 kan muncul ICE dulu ya, jadi sepertinya komposisinya masih banyaknya ICE. Tapi kalau di Indonesia, karena kemarin kita launching T1, ICE dan i-DM bersamaan, komposisinya sudah kelihatan kalau memang konsumen Indonesia preferensinya lebih ke i-DM,” beber Ranggy ketika berbincang dengan Autocorner di area GIIAS 2026, Jumat (7/8).
Jetour T2 i-DM Jadi Kontributor Penjualan Terbesar

Ranggy pun turut menerangkan, tren penjualan Jetour T Series di Indonesia menunjukkan preferensi konsumen yang berbeda, dibanding pasar global.
Jika secara global varian bermesin konvensional (ICE) masih mendominasi, di Indonesia justru varian PHEV i-DM nampaknya bakal menjadi pilihan utama.
Ia menekankan, sekitar 60 persen penjualan Jetour T1 berasal dari varian i-DM. Tren serupa juga terlihat pada Jetour T2 i-DM selama GIIAS 2026.
“60% penjualan T1 itu ada di i-DM, dan kalau kita lihat data di GIIAS, ini walaupun masih kita recap. Untuk T2 varian i-DM juga kontribusi ke penjualannya lebih tinggi. Jadi angka yang mirip-mirip,” kata Ranggy.
Bila mengacu pada penjualan Jetour secara global, T2 menjadi model terlaris dalam keluarga Jetour T Series, termasuk pasar otomotif nasional.
“Masih kita recap, tapi antusiasma sangat tinggi, terutama untuk T2 i-DM. T2 i-DM kurang lebih 60 sampai 70 persen. Data terakhir itu yang jadi kontributor penjualan di GIIAS 2026,” kata Ranggy.
Baca juga: Harga Jetour T2 i-DM Resmi Rilis di GIIAS 2026
Teknologi PHEV dan Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

Sekadar informasi, Jetour T2 i-DM mengusung filosofi Boxy Adventure Design yang menjadi identitas Jetour T Series. SUV ini memadukan desain tangguh dengan kabin premium yang dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus fungsionalitas dalam berbagai aktivitas.
Dari sisi performa, Jetour T2 i-DM dibekali teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menggabungkan mesin Hybrid Dedicated Engine ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, serta transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission yang dipadukan dengan dual motor listrik.
Kombinasi itu memungkinkan Jetour T2 i-DM menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dalam satu kali pengisian baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Dengan kemampuan itu, varian i-DM tentu menawarkan efisiensi tinggi sekaligus menghilangkan kekhawatiran akan keterbatasan jarak tempuh, saat melakukan perjalanan jauh.
Untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif di Indonesia, jangan lupa untuk follow akun sosial media resmi Autocorner Indonesia.